Kalian sudah tau kan perbedaan aset dan liabilitas? Bagi yang belum tau silahkan baca-baca artikel nya di website 1style.id ya karena udah saya jelasin banyak banget. Tapi saya jelaskan sedikit deh disini. Bagi Robert Kiyosaki aset adalah objek, properti atau barang-barang yang kita miliki yang bisa menambahkan uang bagi kita. Sementara liabilitas adalah kebalikannya. Membuat uang kita semakin berkurang. Orang sukses dan kaya terus menambah aset dan mengurangi liabilitas sehingga keuangan mereka semakin bertambah. Sementara orang kelas menengah terus membeli liabilitas agar orang-orang lain mengakui bahwa mereka sudah sukses dan kaya padahal belum.
Pada kesempatan kali ini, ada aset-aset yang sebaiknya mulai kalian miliki untuk mulai meniti jalan menuju sukses dan kaya.

Pertama, saham.
Banyak orang sukses dan kaya seperti Warren Buffet dan Bill Gates yang menjadi kaya karena saham. Harga 1 lot emiten saham di Indonesia sebenarnya sangat terjangkau. Bagi kalian yang masih muda dan berniat untuk berinvestasi saham Bank BRI misalkan 1 lembarnya saja di angka 3500 an saja. Yang artinya jika kalian punya uang 350 ribu rupiah, kalian bisa mempunyai 1 lot saham bank BRI. Dengan mempunyai 1 lot saja, kalian sudah menjadi salah satu pemegang saham bank BRI. Dan bisa ikut rapat umum pemegang sahamnya loh. Lalu dengan kata lain, kalian akan menjadi salah satu pemilik bank BRI. Meskipun porsinya sangat kecil. Keren bukan? Grafik saham bank BRI di tahun 2010 nilainya itu baru ada di angka 800 rupiah per lembarnya. Dibandingkan dengan sekarang sudah di angka 3500 an.

Kedua, properti yang disewakan.
Aset yang satu ini mungkin yang paling familiar bagi kalian semua. Saat mulai memiliki penghasilan tetap kecenderungannya kalian akan mulai membeli rumah atau tanah. Tapi rumah menjadi aset jika kalian sewakan, dan bisa menghasilkan tambahan uang. Jika kalian tempati sendiri, rumah akan menjadi liabilitas. Banyak orang yang sukses dengan membeli tanah atau rumah atau kantor di lokasi strategis dengan sistem kredit. Ia kemudian menyewakan asetnya tersebut dengan harga di atas biaya kredit cicilan itu sendiri. Dengan demikian, penyewa aset akan membayar cicilan aset. Lalu setelah lunas, aset tersebut akan menjadi milik si pemilik aset. Saat sudah menjadi hak milik, nilai aset di lokasi strategis inipun akan naik berkali-kali lipat. Dengan demikian, kalian tidak akan terbebani biaya cicilan dan justru mendapatkan nilai aset yang sangat besar pada saat rumah atau kantor atau tanah tersebut dijual.

Ketiga, peralatan dan mesin.
Sama dengan rumah, peralatan dan mesin akan menjadi aset jika kalian pergunakan untuk menghasilkan uang. Jika tidak, peralatan dan mesin akan menjadi liabilitas. Komputer akan menjadi aset jika dipergunakan untuk membuat konten youtube gaming yang menghasilkan iklan. Tapi komputer akan menjadi liabilitas jika hanya digunakan untuk bermain game saja dan tidak dijadikan youtube gaming sama sekali. Atau jika hanya digunakan untuk menonton film kartun berseri. Bahkan handphone kalian akan menjadi aset jika kalian pergunakan untuk usaha kalian di medsos misalkan jualan, endorsement, atau mengisi konten youtube. Namun akan menjadi liabilitas jika dipakai untuk berselancar membaca gosip terbaru. Nah hp kalian masuk aset atau liabilitas nih?

Keempat, surat berharga lain seperti deposito atau obligasi.
Meskipun keuntungan dari jenis aset yang ini sangat kecil, surat berharga ini memiliki resiko yang lebih kecil daripada aset-aset yang sebelumnya. Biasanya orang sukses dan kaya tetap memiliki jenis aset yang ini untuk diversifikasi dan untuk berjaga-jaga di saat terjadi krisis ekonomi atau kondisi yang diluar harapan.

Kelima, paten atau royalti.
Jika kalian pandai menulis buku, pandai menciptakan musik, atau menciptakan apapun yang bisa dipatenkan, kalian bisa mengandalkan jenis aset yang satu ini. J.K Rowling dan George Lucas adalah 2 dari banyak orang yang sukses karena hak cipta karakter buatannya. Mereka mendapatkan royalti dari setiap produk yang menggunakan karakter ciptaan mereka bahkan sampai saat ini.

Keenam, bisnis.
Dapat dipastikan bisnis dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar bagi kalian. Tapi jika ingin benar-benar bebas finansial, usahakanlah untuk mempunyai bisnis yang pasif. Artinya kalian sudah bisa mendelegasikan bisnis tersebut kepada orang lain. Sehingga kalian tidak perlu mengawasi bisnis tersebut sendiri. Dengan demikian, uang akan bekerja untuk kalian.

Jenis aset mana yang ingin kalian miliki pertama kali? Komen di bawah ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *