Intinya lebih baik anda melakukan kesalahan, tetapi diperbaiki. Daripada anda tidak mencoba sama sekali. Jadi jika anda melakukan kesalahan. Itu tidak apa-apa. Tetapi dari apa yang mau saya share berikutnya ini sebetulnya bisa anda hindari. Semoga setelah membaca ini bisa menyadarkan anda supaya ke depannya usaha anda bisa berjalan dengan lebih baik.

Kesalahan yang pertama adalah melakukan semuanya sendiri. Jadi semua anda kerjakan sendiri. Mengirim sendiri, packing sendiri, melayani konsumen sendiri. Kemudian buka toko sendiri, tutup sendiri, nyapu sendiri. Nah gini ya, memang mempekerjakan karyawan itu membutuhkan biaya saya tahu, tetapi sekali lagi, kamu tidak dapat melakukan semuanya itu sendiri.

Itulah sebabnya singkatan CEO itu adalah Chief Executive Officer. Bukan Chief Everything Officer. Jadi anda harus tahu itu. Jadi jangan pernah melakukan semuanya sendiri. Anda tetap butuh tim. Jadi minimal ada orang yang membantu mengurus sosmed anda. Ada orang yang bisa bantu ngurus pelayanan, membantu customer service, intinya apapun level pengusaha anda, level 1 2 atau 3, bagaimana anda mau lulus ke level berikutnya kalau anda melakukan semuanya sendirian?

Memang saya tau sebagai seorang direktur, sebagai seorang pemimpin di usaha anda, anda memang harus bisa mengerjakan semuanya. Seorang koki contohnya, anda membuka restoran, memang kalau anda ga bisa tergantung pada karyawan anda untuk memasak, tetapi anda harus bisa memasak ketika koki anda tidak bisa masuk kerja. Anda buka salon, jika karyawan anda tidak masuk, maka anda harus bisa memotong sendiri, itu memang betul.
Kalau anda punya bengkel, anda ga bisa mengandalkan montir anda untuk menyelesaikan masalah anda itu, anda sendiri harus bisa.

Tapi sekali lagi anda harus belajar percaya, belajar percaya dengan orang lain. Belajar mendelegasikan sesuatu yang bisa dikerjakan orang lain. Karena banyak orang terlalu mandiri. Semuanya dikerjakan sendiri. Tidak bisa, itu kesalahan fatal bagi para pemula. Jelas ya. Namun anda juga jangan terlalu mudah percaya dengan orang lain. Karena terlalu mudah , karena terdoktrin bisnisnya jalan, pemiliknya jalan-jalan.

Hei saya beritahu, kalau anda belum menemukan tim yang tepat , orang yang tepat , jangan sampai anda meninggalkan bisnis anda. Belum. Jadi intinya kesalahan fatal anda disini adalah bukan untuk meninggalkan usaha anda. Tetapi belajar percaya kepada orang yang akan anda serahkan atau delegasikan tugas anda.

Kesalahan yang kedua adalah melihat semua peluang sebagai lumbung emas. Ini fatal. Jadi hari ini misalkan anda baru jual hp, besok atau minggu depan anda melihat peluang jualan casing hp. Terus usaha lagi jualan kayu, lalu batu bara, lalu jual beli mobil, akhirnya jualan es kepal milo. Sepertinya semua itu lumbung emas bagi anda. Saya beritahu anda satu hal, itu adalah fatal. Belajarlah untuk fokus, jangan melihat semuanya itu sebagai lumbung emas. Tidak ada.
Banyak orang di tahun pertamanya, lihat A peluang, lihat B peluang, lihat C peluang, belum berjalan semuanya dianggap peluang, ikut-ikutan.

Kesalahan yang ketiga adalah rasa takut berlebihan, sehingga tidak berani action. Rasa takut merupakan ganjalan yang besar bagi para pemula. Para pemula itu takut melangkah. “kalau saya invest, stok barang berlebih, kalau tidak laku bagaimana?”
“Kalau saya jualan nanti di cancel gimana?”
“Kalau saya berani ngambil hutang di bank, kalau ga bisa bayar bunganya gimana?”
Ketakutan-ketakutan inilah yang terus mencekam diri anda. Sehingga anda tidak berani melangkah.
Tidak ada orang besar yang sukses di dunia usaha yang tidak melakukannya.
Mereka semua berani mengambil resiko. Mereka semua berani melakukannya.

Kalau anda tidak berani mencoba, anda tidak akan pernah tau, usaha seperti itu. Meskipun anda gagal its oke. Meskipun anda jatuh its oke. Yang terpenting anda harus mengalaminya. Dan alamilah sebanyak mungkin. Dan anda akan belajar banyak ketika anda sudah mengalaminya. Anda membaca artikel ini tidak akan membuat anda lebih pintar, anda akan pintar jika anda melakukan apa yang disebutkan. Karena membaca atau mendengar dengan mengalami itu berbeda.
Anda harus mengalami baru tahu oh iya benar.

Semoga bermanfaat ya.

Background photo created by freepik – www.freepik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *