Jadi apa itu PER atau biasa disebut price earning ratio?

Investor menggunakan rasio PER untuk melihat valuasi saham mahal atau murah. Investor bisa tau saham itu murah atau mahal dengan membandingkan harga saham dengan earning perusahaan.

Cara menghitungnya =

Per = harga saham : earning per share (laba)

Biasanya suatu saham dikatakan mahal jika PER lebih dari 15

PER dibawah 15, maka saham tersebut bisa dikatakan murah.

Tapi ingat, selalu bandingkan PER dari perusahaan didalam industri yang sama. Karena setiap industri memiliki standar PER yang berbeda, contohnya saham-saham teknologi biasanya memiliki PER tinggi diatas 15.

Contoh, kita akan menghitung PER dari saham Telkom.

Harga saham = 3920 (contoh)
dibagi EPS = 180,3 (contoh)
maka PER nya adalah 21,47

Kita bisa menemukan bahwa saham Telkom PER nya kisaran 21.

Setelah itu jangan lupa untuk melihat pergerakan historis PER dari Telkom tersebut ya. Jika PER lebih rendah dibandingkan rata-rata PER tahun terakhir, maka saham bisa jadi sedang undervalued.

Bagi yang membutuhkan aplikasi keuangan dan jasa perencanaan keuangan bisa komen di bawah ya.

Background photo created by denamorado – www.freepik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *